Grab Caplok 60% Saham Atome Financial, Nilainya Rp26,82 Triliun

Grab Caplok 60% Saham Atome Financial, Nilainya Rp26,82 Triliun

HORIZONNEWS.ID — Grab Holdings Limited resmi mengakuisisi 60% saham Atome Financial dengan nilai transaksi menembus US$1,49 miliar atau setara Rp26,82 triliun. Langkah ini memperkuat bisnis layanan keuangan Grab sekaligus memperluas penetrasi pembiayaan konsumen di Asia Tenggara.

Chief Financial Officer Grab Peter Oey menyatakan akuisisi ini bakal mempercepat pertumbuhan bisnis layanan keuangan perseroan. Alasannya, Grab langsung memperoleh platform pembiayaan konsumen yang sudah punya skala bisnis dan basis merchant luas.

Alasan Grab Beli Atome Financial

"Atome Financial memberi kami bisnis pembiayaan konsumen yang telah teruji dan basis merchant yang kuat," kata Peter dalam keterangan resmi, Selasa (15/9/2026).

Peter menambahkan, dengan bergabungnya Atome Financial, Grab dapat memperbesar segmen Layanan Keuangan secara signifikan lebih cepat dan efisien dibandingkan membangun bisnis tersebut dari awal. Akuisisi ini sepenuhnya dibiayai dari kas internal Grab.

Transaksi tersebut diperkirakan memberi kontribusi positif terhadap Adjusted EBITDA Grup setelah rampung. Grab juga memastikan program pembelian kembali saham yang sedang berjalan tidak akan terpengaruh.

Target Bisnis Layanan Keuangan 2028

Grab menargetkan bisnis Financial Services, termasuk Atome Financial, menghasilkan Adjusted EBITDA US$500 juta atau sekitar Rp9 triliun pada 2028. Segmen tersebut juga dibidik memiliki total portofolio pinjaman bruto lebih dari US$6 miliar atau sekitar Rp108 triliun.

Target kinerja grup pada 2028 turut dinaikkan, dengan Adjusted EBITDA US$1,7 miliar atau sekitar Rp30,6 triliun. Grab juga membidik pertumbuhan pendapatan tahunan majemuk (CAGR) lebih dari 30% sepanjang 2025–2028.

Kombinasi AI dan Ekosistem Grab

President dan Chief Operating Officer Grab Alex Hungate menilai kemampuan Atome Financial memakai kecerdasan buatan (AI) untuk penilaian kredit akan memperkuat bisnis pembiayaan Grab. Teknologi itu dipakai menilai kelayakan kredit jutaan pengguna pinjaman digital di kawasan sekaligus mengelola risikonya.

"Kemampuan tersebut akan membantu Grab memperluas dan memperkuat keseluruhan ekosistemnya," kata Alex.

Menurut Alex, kombinasi kemampuan Atome Financial dan ekosistem Grab dapat memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat tanpa riwayat kredit formal. Pada 2025, sebanyak 68% mitra pengemudi yang meminjam melalui Grab memperoleh akses ke kredit formal untuk pertama kalinya.

Separuh dari mereka menyebut akses tersebut dipakai menghindari pemberi pinjaman dengan praktik pinjaman merugikan. Alex menyatakan kedua perusahaan dapat mewujudkan visi bersama memanfaatkan teknologi untuk memperluas akses keuangan secara bertanggung jawab.

Jangkauan Pasar dan Basis Pengguna

Atome Financial merupakan platform layanan keuangan digital milik Advance Intelligence Group Limited (AIGL) yang beroperasi di Singapura, Malaysia, Filipina, Indonesia, dan Thailand. Perusahaan itu telah melayani sekitar 25 juta pengguna kumulatif yang melakukan transaksi.

Grab akan menggabungkan bisnis Atome Financial yang mencakup layanan Buy Now, Pay Later (BNPL), pinjaman tunai konsumen, kartu BNPL, serta pinjaman digital dengan bisnis layanan keuangannya. Layanan keuangan Grab sendiri meliputi pembayaran, bank digital, pinjaman melalui mitra, asuransi, dan pembiayaan konsumen.

Dengan penggabungan tersebut, Grab berpeluang menawarkan layanan pembiayaan kepada hampir 54 juta Monthly Transacting Users (MTU). Atome Financial memiliki jaringan lebih dari 30.000 merek yang dapat menjadi kanal distribusi dan cross-selling bagi Grab.

Dari sisi teknologi, Grab akan menggabungkan infrastruktur pembiayaan berbasis AI milik Atome Financial dengan wawasan dari ekosistem Grab. Kombinasi itu dinilai memperkuat kemampuan credit underwriting perseroan sekaligus memperluas akses pembiayaan di Asia Tenggara.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index