HORIZONNEWS.ID — Di tengah upaya industri logistik menekan biaya operasional, kongesti di gerbang pergudangan masih menjadi salah satu kebocoran efisiensi paling persisten. EAIGLE, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, menawarkan solusi dengan memanfaatkan kamera keamanan yang sudah terpasang di fasilitas untuk memvalidasi truk, dokumen, dan muatan secara otomatis. Hasilnya, fasilitas yang sebelumnya mempekerjakan 18 orang penjaga gerbang dalam tiga shift kini bisa beroperasi tanpa awak (unmanned) dan sepenuhnya tanpa kertas.
Menghapus Antrean dan Validasi Manual
Sistem EAIGLE mengotomatisasi seluruh proses check-in dan check-out kendaraan. Bill of lading, purchase order, jadwal kedatangan (appointment), hingga nomor USDOT diverifikasi secara real-time melalui kamera dan computer vision. Data yang tervalidasi kemudian dikirim langsung ke sistem manajemen gudang (WMS), manajemen lapangan (YMS), dan manajemen transportasi (TMS) melalui API.
Pada salah satu fasilitas aktif yang memproses sekitar 1.100 truk per hari melalui dua gerbang dan empat lajur, operator tidak lagi membutuhkan tenaga kerja khusus untuk pencatatan. Di lokasi serupa, CEO EAIGLE Amir Hoss pernah mendapati penjaga keamanan yang mengaku hanya mencatat tanpa memvalidasi dokumen. "It becomes garbage in and garbage out," kata Hoss kepada FreightWaves, merujuk pada data YMS yang tidak akurat karena proses verifikasi manual yang longgar.
Mencegah Pencurian Kargo Sejak dari Gerbang
Selain mempercepat alur, platform ini berfungsi sebagai lapisan pencegah pencurian. EAIGLE mengklaim mampu menghentikan rata-rata dua hingga tiga percobaan pencurian kargo per bulan di pusat distribusi berisiko tinggi. Sistem akan menandai bill of lading yang tidak cocok atau kedaluwarsa, dokumen yang diterbitkan untuk fasilitas lain, serta membunyikan alarm jika carrier memiliki riwayat pencurian yang terlihat dari data USDOT.
Hoss menyoroti meningkatnya kasus pencurian trailer kosong. Pemalsuan atau dokumen kedaluwarsa menjadi celah paling umum yang dipakai untuk membawa muatan keluar dari area penyimpanan secara ilegal.
Dua Produk untuk Otomatisasi Gerbang hingga Lapangan
EAIGLE memasarkan dua produk utama. Pertama, Automated Vehicle Access Control (AVAC) untuk menangani check-in dan check-out di gerbang berbasis validasi kamera. Kedua, YardSite yang menggunakan kamera terpasang di tiang lampu, dinding eksterior, dan truk penyusun (shunt truck) untuk memindai seluruh area lapangan secara berkelanjutan.
Pembaruan data dari YardSite dikirim ke YMS secara real-time. Untuk pelanggan manufaktur dengan ritme tinggi seperti fasilitas otomotif, sistem dapat diminta memperbarui data setiap empat menit atau kurang demi menjaga efisiensi dermaga bongkar muat.
Ekspansi dan Uji Coba Truk Otonom
Dengan pendanaan pertumbuhan yang baru saja ditutup, EAIGLE berencana mempercepat ekspansi di Amerika Utara dan pasar internasional. Pengumuman produk baru dijadwalkan rilis dalam dua pekan ke depan. Perusahaan telah menerapkan platformnya di berbagai fasilitas di Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa.
Dalam beberapa bulan, sejumlah pelanggan akan mulai menguji penerimaan truk otonom ke halaman yang sepenuhnya otomatis. Langkah ini merupakan tahap menuju operasi di mana truk, kendaraan penyusun, dan lapangan beroperasi tanpa intervensi manusia, dengan tenaga kerja hanya menangani kasus-kasus luar biasa (exception handling).