HORIZONNEWS.ID — Tim penyelam Kopaska dan Dislambair TNI AL mengamankan sejumlah barang bukti dari badan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, Rabu (16/9). Temuan pada operasi hari keempat itu diserahkan untuk mendukung investigasi KNKT. Hingga Rabu malam, 114 dari 243 orang dalam manifes telah ditemukan, terdiri atas 108 selamat dan enam meninggal.
Komando Pasukan Katak (Kopaska) bersama Dinas Penyelaman Bawah Air (Dislambair) TNI Angkatan Laut menemukan bukti di lokasi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8. Penyisiran bawah air dilakukan pada Rabu (16/9), hari keempat operasi pencarian di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra menyatakan temuan itu bakal menjadi bahan bagi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Temuan tersebut akan menjadi bahan bagi KNKT dalam proses investigasi untuk mengetahui kondisi kapal setelah mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan Masalembo," ujar Galih.
Barang Bukti Didokumentasikan Sesuai Prosedur
Tim penyelam mendokumentasikan dan mengamankan setiap bukti yang ditemukan sesuai prosedur. Sejumlah barang bukti diangkat dari sekitar badan kapal yang kini dalam kondisi terbalik.
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian korban dengan memperluas penyisiran di sekitar lokasi tenggelam. Fokus utama tetap menjangkau area yang belum tersapu pada hari-hari sebelumnya.
114 Korban Ditemukan, 129 Masih Dicari
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengonfirmasi 114 korban telah ditemukan hingga Rabu pukul 22.00 Wita. Rinciannya, 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.
Dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8, masih ada 129 orang yang belum ditemukan. Angka itu menjadi acuan tim gabungan untuk menentukan pola penyisiran berikutnya.
Kronologi Tenggelamnya KM Virgo Transport 8
KM Virgo Transport 8 berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin sejak 12 September 2026. Kapal mengangkut 243 orang dalam pelayaran tersebut.
Cuaca buruk dilaporkan menghantam kapal sebelum hilang kontak. KM Virgo Transport 8 kemudian ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo pada 13 September 2026 pukul 02.00 Wita.
Temuan barang bukti oleh Kopaska dan Dislambair diharapkan mempercepat kerja KNKT. Hasil investigasi nantinya menjadi dasar evaluasi keselamatan pelayaran pada rute Surabaya-Banjarmasin.